ARTIST: Rio Febrian feat. Pongki Barata
Aku Bukan Pilihan

Produced by Pongki Barata
Co-produced by Tommy Widodo
Keyboards : Tommy Widodo
Guitars : Aldy Kanda
Bass : Tyo Adrian
Drums : Tony Saputro
Recorded at : RR studio , Musica Studio
Mixed by Joseph Manurung @Blessing studio

AKU BUKAN PILIHAN
Lagu & Syair : Pongki Barata

Kini ku mengungkap tanya
Siapakah dirinya,
Yang mengaku kekasihmu itu
Aku tak bisa memahami
Ketika malam tiba
Kurela kau berada,
Yengan siapa kau melewatinya
Aku tak bisa memahami…..

Reff:
Aku lelaki tak mungkin,
Menerimamu bila
Ternyata kau mendua,
Membuatku terluka

Tinggalkan saja diriku,
Yang tak mungkin menunggu
Jangan pernah memilih,
Aku bukan pilihan…..

Selalu terungkap tanya
Benarkah ini dia
Wanita yang kukenal hatinya
Aku tak bisa memahami…..
Tak perlu kau memilihku
Aku lelaki, bukan tuk dipilih

 

Sebagian besar orang mengenal lagu ini sebagai lagu Iwan Fals yang terdapat di album Iwan Fals In Collaboration With.. (2003) Di album itu Iwan Fals berkolaborasi dengan banyak musisi dan pencipta lagu lain yang dianggap bisa memberikan kesegaran untuk karir Iwan Fals. Strategi ini terbukti berhasil dan menjadi track record yang bagus untuk seorang Iwan Fals. Lagu ini dinyanyikan dengan daya yang sangat Iwan Fals dan menjadi hits baru untuk Iwan Fals yang sempat lama tidak mengeluarkan album.

But the real truth is… lagu ini bukanlah lagu yang diciptakan khusus untuk Iwan Fals! Lagu Aku Bukan Pilihan saya ciptakan untuk Edwin Manansang, member dari Trio Libels, yang tengah merilis album solo nya di tahun 2001. Di album solo Edwin, saya menciptakan dua lagu ; Begitu Pula Hatiku dan Aku Bukan Pilihan..

Dari sinilah perjalanan lagu Aku Bukan Pilihan dimulai. Lagu ini tidak menjadi lagu jagoan di album Edwin yang berjudul Jalani Waktu ini. Lagu ini di arransemen dengan apik oleh Capung (gitaris Java Jive) yang sukses juga menjadi produser untuk Peterpan (sekarang Noah), D’masiv dan beberapa band lain nya.

Ibu Acin, pemilik Musica Studio yang memproduksi album Iwan Fals In Collaboration with, menelpon saya dan menceritakan keinginan nya untuk memakai lagu Aku Bukan Pilihan ini kedalam album Iwan Fals. Tetapi karena dari pihak Iwan Fals belum memberikan jawaban bersedia atau tidak, maka semuanya masih harus menunggu. Waktu berlalu dan sepertinya semua sudah melupakan proyek ini termasuk saya.

Sampai di tahun 2003, saya sedang mengunjungi teman di radio Prambors Jakarta (di lokasi lama, jalan Mendut), tiba tiba penyiar disana bilang kepada saya, bahwa dia suka dengan lagunya Iwan Fals yang baru. Saya jawab; Oh okay…, tanpa sadar bahwa lagu yang dimaksud adalah lagu saya. Sampai kemudian, si penyiar memutar lagu Aku Bukan Pilihan versi Iwan Fals, baru saya sadar: “ Lho jadi dipake tho? Saya pikir tidak jadi..” begitu pikir saya. Dalam hati saya bersorak kegirangan. Bagaimana tidak, musisi yang menjadi inspirasi saya (terutama di album Mata Dewa), menyanyikan lagu saya ! Ini adalah keadaan yang di impikan semua song writer!

Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana bisa lagu akan dipakai dalam sebuah album, tanpa sepengetahuan penciptanya? Mungkinkah itu? Mungkin saja. Dalam kasus saya, lagu Aku Bukan Pilihan dibeli putus oleh Musica (ditahun 2001), yang artinya pihak Musica bebas menggunakan lagu itu, tanpa seijin saya lagi, karena sudah dianggap selesai masalah payment dan perijinannya. Pelajaran yang sangat berharga !! Untungnya , diawal awal tahun 2000 an Industri music Indonesia sedang banyak mengalami perubahan, kearah yang lebih positif. Tidak lama setelah lagu ini beredar di pasaran, Bu Acin memanggil saya dan merubah status lagu ini menjadi royalty based, tidak lagi putus, yang artinya; saya kembali berhak medapatkan share royalty dari future income nya. (persis seperti yang terjadi dengan lagu Seperti Yang Kau Minta, yang dinyanyikan oleh Chrisye). Thank you Jesus!

Rio Febrian, bukan penyanyi kemarin sore. Tetapi penampilan nya seperti kemarin sore..artinya awet muda dan segar selalu ! hahahahaha. Ketika album Pongki Barata Meets the Stars ini memerlukan penyanyi solo pria yang bersuara yahud tapi juga tetap nyaman dilihat, pilihan kami jatuh kepada Rio Febrian. Rio sendiri sering dikenali sebagai penyanyi ‘lulusan’ Asia Bagus, sebuah ajang pencarian bakat di tahun 90 an. Semenjak merilis lagu Bukan Untukmu, nama Rio Febrian berhasil menembus jajaran papan atas penyanyi solo Indonesia. Tapi saya yakin, kesuksesan Rio menjaga karirnya, bukan hanya karena dia lulusan Asia Bagus saja, atau karena lagu lagunya menjadi hits, tapi karena etos kerja dan profesionalisme yang ditunjukkan nya ketika bekerja.

Rio Febrian datang kestudio saya, on time, dan dengan mental siap rekaman. Ketika datang, kami berbincang bincang sebentar baru lanjut ke studio. Di studio Rio meminta saya untuk memutar lagunya, dan dia segera berlatih. Pada saat berlatih itu saya melihat dia sudah hapal mati lagunya, bahkan bukan hanya notasi nya yang dilatih , tapi juga feel nya, penjiwaannya.

Ketika berada di booth vocal, Rio hanya perlu sekitar 20 menit untuk menyelesaikan lagu Aku Bukan Pilihan. Dia melakukan nya dengan baik dan merdu : ).. Terus terang sepertinya Rio tidak terbebani dengan fakta bahwa ini adalah hits Iwan Fals yang di re-make! Sebagai produser, kerja saya sangat dimudahkan dengan situasi ini. Just because it’s ‘just’ a recording session, it doesn’t mean that you’re not prepared. Lesson learned. Never waste your time in the studio, persiapan selalu memberikan hasil yang maksimal. Dan Rio Febrian menunjukkan kelasnya dengan mental dan kesiapan yang pas.

Fun notes;
1. Di versi Iwan Fals, Bu Acin sempat mempertimbangkan menghilangkan solo gitar (yang dimainkan oleh Baron) di bagian interlude. Saya bilang: “Jangan dihilangkan Bu, biarkan saja, ,mas Iwan itu identik dengan rock, nah solo gitar baron itu yang membuat lagu ini mempunyai nafas rock, penggemarnya pasti suka..” Dan solo gitar Baron itu tetap ada dilagu. Yeaaaah !!!

2. Iwan Fals merubah sedikit lirik lagu ini. Yang asli (versi Edwin) “ Aku lelaki tak bisa..menerimamu bila….” Sementara mas Iwan merubah kata bisa menjadi : “Aku lelaki tak mungkin…menerima mu bila…” . Lalu di bait ke dua, versi asli: “Ketika malam tiba, kurelakan berada….” Sementara versi Iwan Fals: “ Ketika malam tiba kurela kau berada…”
Saya sendiri tidak keberatan liriknya sedikit dirubah, I guess when you’re an Iwan Fals, you can do whatever you want with your collaborators hahaha..

3. Saya sempat menanyakan ke Bu Acin, kenapa memilihkan lagu ini untuk Iwan Fals, kata Bu Acin: “ soalnya ada kata lelaki nya itu lho…pas banget dengan image mas Iwan yang memang laki laki banget..”

4. Ketika saya menanyakan ke mas Iwan, kenapa kata ‘tak bisa’, dirubah menjadi ‘tak mungkin’, jawab beliau : saya lebih suka menyanyikan dengan kata ‘tak mungkin” karena mempunya kesan yang lebih pasti dan kuat daripada ‘tak bisa’.

foto2_aku_bkn_pilihanIMG_8306foto1_aku_bkn_pilihan

Dapatkan album Pongki Meets The Stars di KFC terdekat

Copyright © 2014 Pongki Barata Music. All Rights Reserved.