PONGKIBARATA Kumpulkan Kisah lewat Musik
by on 21/07/2014 in Reviews

SETIAP lirik lagu memiliki arti dan kisah. Kisah-kisah di balik karyanya itu yang hendak Pongki `Jikustik’ Barata angkat kembali dalam album Pongki Meets The Stars. Sejumlah musikus yang terlibat dalam album itu ialah Aji Mirza Hakim, Astrid, Baim, girl band Blink, Endah N Resha, Kotak, Lea Simanjuntak, Mike Mohede, Rio Febrian, dan Tulus. Selain itu, suami Sophie Navita ini turut menyumbangkan suara di lagu Setia dan Stay Close.

Semua karya ciptaan pria bernama lengkap Stefanus Pongki Tri Barata ini diaransemen ulang disesuaikan dengan karakter setiap musikus. “Saya harus buat musiknya senyaman mungkin untuk mereka mainkan tanpa mengurangi esensi dari lagunya,” ungkap Pongki. Tidak kurang dari tiga bulan Pongki mengumpulkan para musikus tersebut di tengah padatnya jadwal mereka.

Pongki mengaku sangat bersyukur mereka mau membantu. “Ini ada komunikasi mutual respect. Berkat hal itu, album ini bisa terealisasi,” paparnya. Album tersebut diisi lagu Seribu Tahun Lamanya, Bahagia Melihatmu Dengannya, Setia, Untuk Dikenang, Seperti yang Kau Minta, Menangis Semalam, Aku bukan Pilihan, Selamat Malam Dunia, Pandangi Langit Malam Ini, Seindah Biasa, Ada Kamu di Sini, Stay Close, dan Bertanya-tanya.

Selama 16 tahun berkarya, Pongki dinilai sebagai musikus yang cukup disegani. Meski begitu, ia juga sangat menghormati musisi baru. “Tidak ada yang tua dan muda, kami semua saling bekerja sama,” tambahnya.Sebanyak 10 lagu berhasil dikemas, empat lagu dibawakan sendiri oleh Pongki. Dua lagu diantaranya lagu terbaru yang sengaja dipersiapkan di album ini berjudul Ada Kamu di Sini dan Bertanya-tanya.

Dalam album itu, ada girl band Blink. Pongki yang melihat penampilan mereka di Youtube menilai mereka memiliki kualitas. “Secara kualitas suara mereka memang bagus dan bisa bernyanyi. Saya mencari girl band yang bisa bernyanyi,” ujarnya.

Pongki sengaja memilih mereka untuk menjembatani karya dari generasinya kepada generasi anak muda saat ini. Belum lama Blink sudah membawakan lagu Seindah Biasa yang menjadi hit dari Siti Nurhaliza. Dua karakter penyanyi yang sangat berbeda, tapi Pongki berhasil mengaransemen kembali untuk kalangan anak muda. “Lagunya saya aransemen lebih riang. Lagu ini sebenarnya juga buat persahabatan,” jelas Pongki.

Chrisye
Bersama Baim `The Dance Company’, mereka menyanyikan lagu yang diciptakan untuk Chrisye, Seperti yang Kau Minta. “Lagu ini lebih berorientasi pada gitar dan Baim yang memainkannya,” ungkap Pongki. Selain itu, Baim didaulat sebagai fotografer untuk menggarap kover album.

“Saya tawarkan kepada Pongki konsep fotonya dan ternyata dia suka,” tambah Baim. Keputusannya untuk menyanyikan lagu itu pun ka nyanyikan lagu itu pun karena Pongki menganggap belum ada yang cocok untuk menggantikan sosok Chrisye yang begitu legendaris.

“Saya pikir belum ada yang cocok, akhirnya saya putuskan untuk saya bawakan sendiri karena saya yang ciptakan, lalu Baim yang bermain gitar,” ungkap Pongki. Personel Jikustik dan The Dance Company itu mengaku pembuatan album kali ini tidak semata menjual lagu.

Ia justru lebih fokus untuk menyajikan sebuah cerita di balik lagu tersebut kepada pendengar musik Indonesia. “Yang aku jual cerita dari album ini. Ini bentuk apresiasi terhadap karya-karyaku sendiri,” ujarnya. Lewat momentum ini Pongki berkisah soal musik yang menjadi sebuah perjalanan.

“Musik bukan sekadar lagu dan selesai sampai di situ. Musik itu sebuah perjalanan panjang, perjalanan hidup, dan saya akan mengumpulkan kisahkisah dari perjalanan musik saya untuk anak cucu saya nanti,” harapnya.

bit.ly/1nMltVa

 

Copyright © 2014 Pongki Barata Music. All Rights Reserved.